Tips dan Aturan Jitu Sebelum Melakukan Pengolahan Sistem Tromol


Jual Merkuri, Distributor Merkuri, Air Raksa Emas

Pengolahan tambang emas mempunyai beberapa sistem/teknik pengolahan, seperti cyanidasi, mercurysasi, rendaman, dan gelundung/tromol. Namun yang akan kita bahas kali ini adalah sistem tromol, apa itu sistem tromol? Sistem tromol adalah cara pengolahan emas dengan menggunakan mesin tromol sebagai media pengolahan emas, dimana tromol bekerja sebagai alat penghancur bebatuan sehingga menjadi lumpur pasir, lumpur pasir inilah nantinya yang akan diolah kembali sebagai bahan baku tambang yang mengandung pasir/debu emas. Pasir atau ion-ion emas ini lah yang nantinya akan diolah kembali dan dicampurkan dengan merkuri sebagai bahan pengikat emas, menggunakan merkuri adalah pilihan yang paling tepat, karena merkuri adalah logam cair yang mempunyai sifat yang berat, itulah yang memungkinkan pasir emas yang ringan tersebut dapat terseret dan bergabung dengan senyawa merkuri itu.

Sebelum menuju kedalam proses penambangan sistem tromol, kita perlu menyediakan terlebih dahulu bahan baku yang akan diolah, seperti batuan mengandung emas unggul yang memiliki banyak kadar emas disetiap permukaan batu tersebut. Dengan bahan baku yang bermutu pasti akan menghasilkan olahan yang sempurna pula. Jika kandungan/kadar emas besar, kita juga harus menyediakan merkuri yang banyak, nantinya dalam proses pengolahan ini merkuri dibutuhkan untuk mengikat kandungan emas, semakin banyak merkuri maka emas yang ikut terikat pun akan semakin besar (lain hal jika memang diketahui bahwa kandungan emas didalam batu sedikit.

Berikut ini adalah aturan-aturan yang perlu di pahami terlebih dahulu sebelum mengolah emas dengan sistem tromol:

  1. Seperti yang telah dijelaskan diatas, pastikan bahan baku benar-benar bermutu. Sebelum melakukan proses pengolahan, tes lah terlebih dahulu bahan baku denga Digital PPM tester / Microscope Gold (alat untuk mengetahui qty emas).
  2. Belilah bahan kimia yang diperlukan dengan distributor yang memang terpercaya, poin kedua ini sangat mempengaruhi hasil olahan, pastikan bahan kimia yang Anda gunakan adalah barang yang asli dan berkualitas bukanya bahan oplosan.
  3. Pakailah dosis kimia yang tepat dengan setaip jenis/kadar bebatuan yang diolah.
  4. Kadar air dengan kadar bebaruan haruslah yang akan diolah haruslah tepat, tidak kurang dan tidak lebih.
  5. Saat penghancuran batuan, pastikan kelajuan putaran mesin tromol telah tepat.
  6. Pastikan saat pembongkaran lumpur dari mesin tromol tidak ada lagi pasir emas yang melekat di batuan besar yang biasanya ditambahkan.

Selanjutnya menuju ke proses pengolahan lumpur emas, dimana biasanya lumpur olahan dari mesin tromol ini di arahkan kembali ke tong besar atau serting disebut dengan pengolahan emas sistem tong sianida, namun ada juga yang langsung ditambahkan merkuri untuk mengikat/memisahkan ion-ion emas dari lumpur. Dengan proses pengolahan langsung menggunakan merkuri tersebut memiliki kelebihan tersendiri, dimana biaya pengolahannya pun lebih sedikit dan prose pengolahan lebih sebentar dibandingkan dengan melanjutkan ke proses pengolahan sistem Sianidasi. Itulah yang menyebabkan proser pengolahan dengan merkuri lebih banyak digunakan oleh penambang emas sekala kecil.

Summary
Pengolahan tambang emas mempunyai beberapa sistem/teknik pengolahan, seperti cyanidasi, mercurysasi, rendaman, dan gelundung/tromol. Namun yang akan kita bahas kali ini adalah sistem tromol, apa itu sistem tromol? Sistem tromol adalah cara pengolahan emas dengan menggunakan mesin tromol sebagai media pengolahan emas, dimana tromol bekerja sebagai alat penghancur bebatuan sehingga menjadi lumpur pasir, lumpur pasir inilah…


Leave a Reply

Alexa Rank