sejarah tambang emas sulawesi

Tambang Emas Palolo РTingginya material emas di Sulsel daerah Palolo berpotensi  tambang emas yang terbesar di dunia yang belum dieksplorasi hingga saat ini. Padahal potensi kerja dan juga peningkatan pendapatan masyarakat bisa ditingkatkan di sini.

Sejak dahulu ahli geologi Malaysia, yang bernama Datu Azis Chemor, pernah mengekspose tambang emas Sulsel. Ekspose untuk potensi tambang emas di Sulsel bisa menjadi pendapatan masyarakat lebih sejahtera.

Tambang Emas Palolo

tambang emas palolo

Untuk potensi tambang emas yang berada Sulsel sendiri tak hanya di daerah Palopo saja, tapi tersebar di Luwu Utara, Timur, Tanatoraja, Barru, Jeneponto, Maros, Pangkep, Bone, Gowa, Takalar, Selayar dan Wajo. Di tempat tersebut dengan sangat ketat hingga saat ini.

Guna pemanfaatan dan pengelolaan emas, dibangunlah industrinya untuk investasi yang cukup besar. Sehingga, survey lapangan, desain lokasi,  dan studi kelayakan sering kali terjadi di tempat-tempat yang disebutkan di atas.

Setelah material dipilih, maka kemudian dehidrasi dan juga dikarbonisasikan melalui proses oksidasi dengan pemanasan material secara perlahan dengan suhu sangat tinggi. Kemudian, diaktifkan melalui cara mengeksposnya pada zat oksidasi lain, dengan gas dan bahan kimia.

Karbon aktif selanjutnya akan dikategorikan berdasarkan karakteristik kepadatan dan kekerasan. Pada waktu karbon sedang aktif disiapkan, ada juga serangkaian tes sebagai penentu listrik untuk adsorben atau breakpoint, yang merupakan titik waktu saat karbon aktif hilang.

Cara kerja karbon aktif, ditempatkan ke dalam air yang proses adsorpsinya ada tiga tahap. Tahap satu, zat terkontaminasi pada permukaan karbon. Kemudian, zat pindah menuju pori-pori yang besar. Selanjutnya akan teradsorbsi menuju permukaan karbon. Saat karbon hits breakpoint, maka akan dibuang dan diaktifkan setelah dikirim kembali.

Poboya adalah sebuah kelurahan yang berada di Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. Saat ini lokasi tambang emas palu di kelilingi mesin tromol sebagai pengolah emas beserta lubang yang masih ada bekas galian penambang.. Akan tetapi, beberapa diantaranya merupakan milik dari orang-orang elit pemerintahan dan aparat keamanan di Palu.

 

Artikel Terkait :

Theme Settings